8 Tipe Error Excel dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mengalami frustrasi karena menemukan error pada formula yang Anda buat? Jika ya, Anda tidak sendiri. Saya pun sering menemukan error saat menggunakan Excel.

Semakin sering menggunakan Excel, maka semakin besar kemungkinan Anda menemukan error!

Meskipun membuat frustrasi, error pada Excel sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menggunakan Excel. Syaratnya, Anda harus mengenali tipe-tipe error, penyebab error, serta cara mengatasi error tersebut.

Pada tulisan ini, saya akan membahas 8 tipe error Excel, penyebab error serta cara mengatasinya.

Apa itu error Excel?

Error yaitu kondisi dimana suatu formula Excel tidak menghasilkan value yang sebenarnya. Ada 8 tipe error pada Excel, yaitu sebagai berikut:

8 Tipe Error Value Pada Excel

1. Error #####

Tipe error yang pertama adalah error #####. Pada tipe error ini, sebuah cell akan menampilkan deretan string karakter hash (#####). Sebagai contoh, perhatikan gambar di bawah. pada kolom C3, terdapat formula =B3+10, yang seharusnya menghasilkan value date seperti pada kolom B, justru menghasilkan error ###.

Error ### secara teknis sebetulnya bukan merupakan error, melainkan karena sebuah kolom tidak cukup lebar untuk menampung data pada kolom tersebut. Error pada C3 terjadi karena kolom C tidak cukup lebar untuk menampilkan data dengan format Long Date.

Solusi. Untuk mengatasi error ini, Anda hanya cukup untuk melebarkan kolom C dengan cara menempatkan kursor mouse pada garis di antara C dan D, lalu menariknya ke kanan dengan cara double click. Hasilnya adalah sebagai berikut:

2. Error #DIV/0!

Yaitu error yang disebabkan oleh suatu formula yang membagi bilangan dengan angka 0. Sebagai contoh, pada cell B2, jka Anda membagi angka 35 dengan angka 0, maka akan menghasilkan #Div/0!.

Error #Div/0 pada umumnya terjadi saat Anda membuat formula untuk menghitung rata-rata atau persentase dimana pembaginya merupakan angka nol atau cell kosong.

Solusi. Untuk menghindari error #Div/0 dan menampilkan hasil yang lebih friendly, Anda bisa menggunakan fungsi IF atau IFERROR (akan dibahas pada tulisan yang lain, insya Allah).

3. Error #N/A

Yaitu error yang terjadi karena sesuatu yang dimaksud atau dicari tidak ada. Contohnya, jika kita menggunakan fungsi VLOOKUP untuk mencari kandungan vitamin pada Ikan Salmon pada tabel nama buah-buahan, maka akan menghasilkan error #N/A, karena Ikan Salmon tidak ada dalam tabel nama-nama buah.

4. Error #NAME?

Yaitu error yang mengindikasikan bahwa Excel tidak mengizinkan sesuatu ada pada formula. Misalnya, fungsi atau rumus yang salah eja seperti =VLOKUP (seharusnya VLOOKUP), name range yang tidak ada, dll, akan menghasilkan #NAME?.

5. Error #NULL!

Yaitu error yang jarang terjadi. Error #NULL! Ini terjadi karena lupa menambahkan karakter (,) ataua (;) pada saat menuliskan suatu fungsi atau formula. Sebagai contoh, jika kita menuliskan forlmua =SUM(A1 A10) padahal seharunya =SUM(A1:A10) akan menghasilkan error #NULL!

6. Error #NUM!

Yaitu error yang terjadi karena suatu angka terlalu besar atau terlalu kecil, atau jika suatu perhitungan tidak mungkin dilakukan. Contohnya, jika kamu menghitung akar pangkat 2 dari angka negative (misalnya -16), maka hasilnya adalah error #NUM!

7. Error #REF!

Yaitu error yang terjadi karena reference yang digunakan pada suatu formula tidak valid atau tidak ada. Hal ini biasanya terjadi pada saat meng-copy formula pada suatu cell yang reference-nya tidak dibuat absolute.

8. Error #VALUE!

Yaitu error yang terjadi jika nilai atau value yang digunakan pada suatu fungsi atau formula tidak valid atau tidak ada. Sebagai contoh, jika kita menjumlahkan cell yang berisi text (misalnya “Ikan”) dengan text lain atau suatu bilangan, maka akan menghasilkan error #VALUE.

Leave a Comment